Showing posts with label gayus. Show all posts
Showing posts with label gayus. Show all posts

Monday, January 17, 2011

Polisi Periksa Petugas Foto Kantor Imigrasi Jakarta Timur

Jakarta - Satu persatu petugas imigrasi diperiksa Mabes Polri terkait kasus pemalsuan paspor yang digunakan Gayus Tambunan. Kali ini, seorang petugas imigrasi Jakarta Timur yang mendapat giliran pemeriksaan oleh penyidik Bareskrim.

"Kami melanjutkan pemeriksaan terhadap petugas Imigrasi Jakarta Timur, Ibu Endang, dari seksi foto," kata Kabagpenum Mabes Polri Kombes Pol Boy Rafli Amar di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jaksel, Senin (17/1/2011).

Boy mengatakan, Endang masih diperiksa sebagai saksi. Sebelumnya, tiga petugas dari Kantor Imigrasi Jaktim, yakni Zulkifli (mantan Kepala Seksi Lalu Lintas), Dadang Suganda (Koordinator Pendistribusian Paspor di Imigrasi), dan Tri Sasongko (mantan Kasubsi Perizinan) juga telah diperiksa. Selain itu, penyidik juga telah memeriksa tiga petugas Imigrasi di Bandara Soekarno-Hatta yakni Ahmad Jefri, Agus Arif Wicaksono, dan Ketut Satria Widiyaswara.

Dalam waktu yang sama, penyidik juga sedang memeriksa istri Gayus Tambunan, Milana Anggraeni. Milana diperiksa sebagai saksi kasus pemalsuan paspor atas nama Sony Laksono.

Sunday, January 16, 2011

DPR Siapkan Pansus Mafia Pajak

Jakarta - DPR akan mempersatukan Panja Pemberantasan Mafia Pajak, Panja PPNS, Panja Penegakan Hukum, dan Panja Pajak menjadi Pansus Mafia Pajak. Pansus lintas Komisi III dan XI DPR ini diharapkan akan mengurai benang kusut di balik kasus mafia pajak Gayus Tambunan.

"Panja-panja yang sudah disepakati masuk bergabung, muaranya ke Pansus Mafia Pajak," kata Wakil Ketua Komisi III DPR, Aziz Syamsuddin di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (17/1/2011).

Aziz mengatakan, Komisi III DPR dan Komisi XI DPR terus melakukan komunikasi. "Panja Komisi XI bisa sejalan dengan Panja Komisi III. Pada saat disepakati Pansus maka anggota Komisi III dan XI akan ditarik ke fraksi. Pada saat Bamus menyepakati, maka anggota akan diambil ke Pansus," ujar Aziz.

Dalam kesempatan itu, Aziz juga menyoroti kemungkinan dibentuknya Pansus Century lagi. Pansus Century bisa dibentuk lagi apabila penegak hukum gagal mengusut kasus Century.

"Sejauh ini juga tidak ada garis fraksi dari partai. Silakan anggota fraksi melihat secara jernih. Angket itu kan menjalar ke Pansus, angket untuk meminta keterangan," kata Aziz.