Showing posts with label bisnis. Show all posts
Showing posts with label bisnis. Show all posts

Monday, February 13, 2012

Wah, Merpati Airlines Kembali Terancam Bangkrut

JAKARTA -- PT Merpati Nusantara Airlines (MNA) kembali terancam bangkrut jika pada Juni 2012 tidak segera mendapatkan suntikan dana sebesar Rp 250 miliar.

"Tadi kita rapat dengan jajaran manajemen Merpati membahas kondisi perusahaan. Jika pada Juni ini tidak mendapat dana sebesar Rp250 miliar maka perusahaan dipastikan 'collapse'," kata Menteri BUMN Dahlan Iskan, di Gedung MPR/DPR, Selasa.

Menurut Dahlan, manajemen sangat membutuhkan dana tersebut untuk membuat operasional perusahaan dapat berjalan dengan stabil.

Diketahui Merpati sebelumnya telah mendapat suntikan dana sebesar Rp 561 miliar, namun baru diterima pada akhir Desember 2011 padahal seharusnya sudah harus diterima pada Juni 2011 sesuai dengan keputusan pemerintah.

Sunday, January 16, 2011

Dapat Jaminan Pemerintah, PLN Lanjutkan Tender PLTU Jateng

Jakarta - PT PLN (Persero) akan melanjutkan proses tender proyek pembangunan PLTU Jawa Tengah dengan kapasitas 2x1.000 MW. Ini dapat terlaksana setelah keluarnya Perpres No. 78/2010 tanggal 21 Desember 2010 dan Permen Keuangan (PMK) No.260/PMK.011/2010 terkait Petunjuk Pelaksanaan Penjaminan Infrastruktur Dalam Proyek Kerjasama Pemerintah Dengan Badan Usaha.

Demikian disampaikan oleh Direktur Bisnis dan Resiko Manajemen PLN Murtaqi Syamsuddin dalam jumpa pers di Gedung Sampoerna Strategic Square, Jakarta, Senin (17/1/2011).

"Perpres dan PMK yang telah terbit ini akan memungkinkan PLN untuk melanjutkan proses tender PLTU Jawa Tengah sesuai dengan jadwal yang sudah ditetapkan," kata Murtaqi.

Murtaqi melanjutkan, diharapkan kontrak jual beli listrik atau Power Purchase Agreement Antara PLN dengan IPP dapat ditandatangani pada pertengahan tahun ini. "Diharapkan pembangkit PLTU Jateng ini nanti dapat beroperasi pada tahun 2016,"' lanjutnya.

Di kesempatan itu PLN menyampaikan pembangunan PLTU Jateng 2x1.000 MW ini dicanangkan pertama kali sebagai proyek kerjasama Pemerintah-Swasta pada Infrastructure Summit.

"Dibangunnya proyek ini, karena mengingat tingginya pertumbuhan listrik dan masih rendahnya rasio elektrifikasi. Oleh karena itu diharapkan proyek ini dapat memenuhi pertambahan dan meningkatkan rasio elektrifikasi," jelas Murtaqi.

"PLN sendiri juga memiliki keterbatasan kemampuan keuangan untuk berinvestasi di sektor kelistrikan. Maka itu partisipasi dari swasta dibutuhkan, yakni terkait proyek PLTU Jateng ini,'' ujar Murtaqi.

Murtaqi menambahkan proyek PLTU ini bernilai US$ 3 miliar dengan masa kontrak 25 tahun.

Terkait dengan masalah tender, sejauh ini PLN telah menyelesaikan Pra-Kualifikasi di November 2009 dan sudah ada 7 calon investor asing yang telah lulus proses pra-kualifikasi tersebut.

Adapun, ketujuh calon investor asing tersebut antara lain adalah:

  1. Mitsubishi
  2. Konsorsium China Yudean - CNTIC
  3. Konsorsium International Power & Mitsui
  4. Marubeni
  5. Kepco
  6. Guoha Electric Power Ctompany (GEPC) (Subsidiaru of Shenhuay)

Wednesday, December 15, 2010

Saham Dian Swastatika Kembali Diperdagangkan

Jakarta - Bursa Efek Indonesia (BEI) mencabut penghentian sementara alias suspensi saham PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA). Saham DSSA kembali diperdagangkan di Pasar Reguler dan Pasar Tunai, mulai Sesi I perdagangan hari Kamis (16/12/2010)

Demikian dijelaskan dalam keterbukaan informasi di situs resmi BEI, Kamis (16/12/2010).

Seperti diberitakan sebelumnya, BEI menghentikan sementara perdagangan saham emiten berkode DSSA itu pada perdagangan Rabu (15/12/2010) kemarin. Suspensi itu dilakukan karena telah terjadi peningkatan harga kumulatif yang signifikan pada saham perseroan sebesar Rp 8.850 atau 117,22% dari harga penutupan Rp 7.550 pada 29 November 2010 menjadi Rp 16.400 pada 14 Desember.

Pada perdagangan hari ini, saham DSSA dibuka di harga Rp 16.400 per lembar saham dan belum terjadi perubahan sampai pada pukul 10.10 waktu JATS.