Showing posts with label keluarga. Show all posts
Showing posts with label keluarga. Show all posts

Tuesday, June 11, 2013

Anak Bisa Milih, Maia Estianty Anggap Keputusan Adil

Selama ini hak asuh ketiga anak pasangan Ahmad Dhani dan Maia Estianty, Al, El dan Dul diambil oleh Ahmad Dhani. Namun atas keputusan Mahkamah Agung, anak dibebaskan untuk memilih orang tuanya.
"Keputusan yang membuat saya lega, karena dari dulu, awal saya pengennya bisa ke Mas Dhani, bisa juga ke saya. Itu adalah keputusan yang paling-paling fair, dan itu adalah harapan saya dari awal. Itu keputusan yang bagus, alhamdulillah melegakan," kata Maia di acara launching single Manequin, Allegro, Epicentrum Walk, Kuningan, Jakarta Selatan (10/6).
Sejak putusan cerai oleh Pengadilan Agama, Maia sebenarnya tidak ingin hak asuh anak hanya dikuasai oleh mantan suaminya tersebut. "Jadi gak hanya dikuasai Mas Dhani pribadi," tuturnya.
Namun, ternyata selama melakukan proses hukum selanjutnya, Dhani mengambil alih hak asuh ketiga anaknya. Bahkan ketika Maia sempat dinyatakan memenangkan hak asuh anak.
"Masalahnya kemarin kan saya menang juga, tapi ternyata anak-anak gak dikirim ke saya. Keputusan apapun kemaren itu buat saya gak ada 'ininya', apalah arti kertas di Indonesia ya kan. Tapi sekarang lega aja," tandas mantan teman duet Pinkan Mambo tersebut.

Thursday, February 23, 2012

Sering Pindah Rumah Ganggu Kesehatan Anak

Masalah pekerjaan selalu menuntut para orangtua untuk berpindah rumah, baik ke luar kota maupun ke luar negeri. Tapi penelitian terbaru menunjukkan seringnya berpindah rumah justru berimbas pada kesehatan sang anak.

Menurut temuan yang dipublikasikan dalam Journal of Epidemiology and Community Health menemukan anak-anak yang sering ikut orangtuanya pindah rumah lebih cenderung mengalami gangguan kesehatan psikologis dan meningkatkan kemungkinan anak menggunakan obat-obatan terlarang.

Hasil temuan ini didasarkan pada penelitian yang menganalisis data dari 850 anak yang diamati selama 20 tahun.

Saat anak berusia 18 tahun, 59 persen mengakui mereka telah pindah rumah sebanyak satu atau dua kali. Bahkan satu dari lima anak mengakui telah pindah rumah sebanyak tiga kali.

Peneliti juga menemukan anak-anak dari orangtua tunggal (single parent) dan orangtua angkat lebih cenderung pindah rumah dibandingkan anak-anak dari keluarga besar (empat saudara kandung atau lebih).

Hasil penelitian menunjukkan anak-anak yang berpindah rumah sebanyak dua hingga tiga kali, lebih mungkin menggunakan obat-obatan terlarang dan tiga kali lebih mungkin memiliki keinginan untuk membunuh, ketimbang anak-anak yang tidak pernah pindah rumah.

"Bagi banyak orang, pindah rumah merupakan pengalaman positif karena dapat meningkatkan keadaan keluarga. Namun, bagi beberapa anggota keluarga, terutama anak-anak, pindah rumah justru membuat mereka stres dan dapat memicu masalah kesehatan serta perubahan perilaku kelak mereka dewasa," papar Dr Denise Brown, from the Social and Public Health Sciences Unit in Glasgow, dilansir melalui Dailymail, Selasa (7/2).