Sunday, March 7, 2010

Marzuki Ingin Tim Pengawas Soal Century dari Komisi III Saja


Marzuki Ingin Tim Pengawas Soal Century dari Komisi III Saja

Ketua DPR mengusulkan agar tim pengawas hasil paripurna DPR soal Century dilakukan oleh Komisi III saja. Hal ini untuk mengefektifkan anggaran dan tugas-tugas legislatif lainnya.

"Pendapat pribadi saya, DPR salah satu fungsinya kan pengawasan. Jadi, untuk pengawasan pelaksanaan rekomendasi hasil paripurna Century, saya usul bagaimana kalau dilakukan di Komisi III saja? Toh Komisi III kan mengawasi tugas KPK, Kepolisian dan kejaksaan," kata Marzuki kepada detikcom, Minggu (7/3/2010).

Marzuki menambahkan, tim pengawas yang dibentuk secara khusus tidak masalah. Tetapi, karena tugas DPR lainnya masih banyak, khususnya soal pembuatan UU (legislating), sebaiknya pengawasan dilakukan oleh Komisi III saja.

"Kalau kita bentuk tim pengawas baru, selain Komisi III, saya kira terlalu banyak kita bentuk tim. Ini hanya keluarkan uang negara untuk honor," paparnya.

Marzuki menegaskan usulannya itu hanya sekadar usulan sebagai pribadi. Jika memang usulannya tidak disetujui, Marzuki pun akan ikut dengan keputusan pimpinan DPR bersama pimpinan fraksi-fraksi soal pembentukan tim pengawas.

"Itu pendapat pribadi saya loh. Kalau rapim memutuskan harus ada tim khusus, saya harus hargai. Sebagai anggota dewan, saya punya hak bicara juga kan," paparnya.

"Ingat, DPR selain pengawasan, kita punya tugas menyelesaikan 70 RUU prioritas yang ada dalam prolegnas. Mau diapain 70 RUU kalau kita sibuk dengan hiruk pikuk politik terus?" pungkasnya.

Polda Metro Sediakan Ruang Pengaduan BPKB/STNK

Liputan6.com, Jakarta: Direktorat Lalu Lintas Polda Metro menyediakan ruang khusus melayani pengaduan warga terkait dengan pelayanan Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB) dan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK).

Traffic Management Center (TMC) Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya mengatakan adanya ruang pelayanan pengaduan ini, masyarakat akan mudah menyampaikan kendala atau keluhannya saat memproses BPKB dan STNK.

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Pol Condro Kirono mengatakan, pelayanan keluhan masyarakat ini dalam rangka memberikan pelayanan surat-surat kendaraan secara cepat, tepat, transparan, dan akuntabel.

Ruang pengaduan BPKB ini berada di kompleks gedung utama Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Jalan Gatot Subroto. Sedangkan ruang pengaduan STNK ada di semua Samsat yang berada di wilayah Polda Metro Jaya.

Polda Metro Jaya juga memiliki ruang pelayanan keluhan masyarakat di kantor pelayanan Surat Izin Mengemudi, Jalan Daan Mogot, Jakarta Barat. Berkat membuka layanan pengaduan BPKB, STNK dan SIMN, Ditlantas Polda Metro Jaya mendapatkan sertifikasi ISO 9001-2008 untuk sistem manajemen mutu.(JUM/Ant)

Thursday, March 4, 2010

SBY 'Pasang Badan' Soal Bailout Century

JAKARTA - Presiden SBY menegaskan kebijakan menyelamatkan Bank Century dapat dipertanggung jawabkan untuk menyelamatkan perekonomian nasional dari situasi krisis.

"Kebijakan menyelamat Century dapat dipertangungjawabkan, sebagai pemimpin negara berkewajiban menghindarkan dari krisis baru," tandas Presiden SBY dalam pidatonya menanggapi sidang paripurna DPR tentang Bank Century di Istana Negara, Jakarta, Kamis (4/3/2010) malam.

Menurut Presiden, kebijakan bailout tersebut ditujukan untuk mencegah pengalaman buruk seperti krisis ekonomi yang terjadi pada tahun 1998.

SBY menjelaskan, sejak awal kebijakan penyelamatan Bank Century adalah sepenuhnya dengan maksud baik, niat baik, dan tujuan baik. Semua langkah dilakukan dengan mempetimbangkan berbagai opsi secara cepat dan tetap dengan memperhatikan pada prinsip kehati-hatian.

Saturday, August 15, 2009

Mabes Polri Perintahkan Perbaikan Rumah Mohzahri

Tidak semua niat baik itu berbuah kebaikan. Kenyataan itu baru saja dialami Mohzahri (61). Hanya gara-gara 'ulah' keponakan, yang minta bantuan untuk memberi tempat menginap bagi seorang temannya, pria uzur itu sempat dibayang-bayangi tuduhan menyembunyikan gembong teroris Noordin M Top.

Tak hanya itu, bapak dua anak tersebut harus terpisahkan sementara dengan istri dan menanggung kerusakan rumah.

Namun, setelah melewati serangkaian pemeriksaan selama sepekan di Jakarta, Mohzahri dinyatakan tidak terlibat di jaringan teroris.

Bahkan dia tidak mengenal identitas pria yang datang ke rumahnya pada Jumat (7/8) dini hari, yang belakangan dipastikan bukan Noordin melainkan Ibrohim, orang yang diduga kuat otak peledakan di Hotel JW Marriot dan Ritz Carlton.

Kini Mohzahri telah berada di tengah-tengah keluarganya di Kecamatan Kedu, Temanggung. Hanya saja, karena mengetahui rumahnya di Dusun Beji RT 1 RW 7, Desa Kedu, sudah tak layak ditinggali, akibat diberondong Densus 88/Antiteror selama 17 jam lebih pada akhir pekan lalu, dia tinggal sementara di rumah adiknya, Darsinah di Dusun Siwur Desa Karangtejo Kecamatan Kedu.

Terkait kondisi rumahnya tersebut, Mohzahri tidak akan menuntut terlalu banyak ke polisi. Hanya saja, tersirat dalam perkataannya bahwa polisi juga harus ikut menanggung biaya perbaikan.

"Kalau polisi mau bertanggung jawab, ya memang sudah seharusnya, seperti itu, rumah itu saya bangun bersama dengan enam orang adik-adik saya," katanya.

Sebelumnya, Kapolres Temanggung AKBP M Zari menyatakan polisi akan bertanggungjawab atas penggrebekan kemarin dengan akan memperbaiki kerusakan rumah Mohzahri.

"Kami telah menerima perintah dari Mabes Polri untuk memperbaiki kerusakan rumah itu, tetapi menunggu olah tempat kejadian perkara.

(TKP) selesai," katanya. Namun begitu, pihaknya belum bisa memastikan olah TKP tersebut rampung. "Selama olah TKP belum dilakukan, rumah itu akan terus ditutup dan diamankan," imbuhnya.
Sumber : Okezone.com

Tuesday, July 14, 2009

Ponsel Facebook

Di ajang pameran Indonesia Cellular Show 2009 beberapa waktu lalu, ponsel Facebook berhasil menarik konsumen dalam jumlah besar. Konsumen menyambut antusias ponsel yang desainnya meniru handset populer BlackBerry itu.

General Manager HT Mobile Nur Amin menilai pasar ponsel Facebook dengan keyboard QWERTY jauh dari jenuh. Dari sekitar 12 juta pasar ponsel lokal, ada sekitar 3 juta ponsel dengan keyboard QWERTY. “Jika saat ini penjualan sudah mencapai ratusan ribu unit, masih ada sekitar 2 juta unit yang bisa digarap,” katanya di Jakarta, Selasa (14/7).

Meskipun sudah ada produsen lokal yang masuk duluan, bukan berarti peluang sudah tertutup. Nur Amin mengakui, dalam bisnis hal biasa ada yang lebih dulu masuk. Tapi yang belakangan belum tentu lebih jelek. “Oleh karena itu agar bisa bersaing kami harus ada yang bisa diunggulkan yaitu desain, software dan bahan yang lebih baik,” katanya.

Dari segi desain Nur Amin menjelaskan, ada dua handset QWERTY yang menjadi patokan pasar, yaitu Nokia N71 atau BlackBerry Javelin. HT Mobile lebih memilih desain Nokia E71, karena di Indonesia ponsel QWERTY terbanyak adalah dari seri itu.

Tapi HT Mobile tidak ngotot memasarkan ponselnya lewat operator. Kerjasama itu memiliki segi positif karena kualitas produk diakui oleh operator. Namun dari segi negatifnya, simcard dikunci oleh operator. Padahal pada saat ini, pengguna ponsel sudah biasa memiliki lebih dari satu kartu.

Selain itu, membundel handset yang berharga mahal juga agak sulit. Hal itu karena yang belum memiliki HP adalah konsumen menengah ke bawah. Jika membundel handset yaang mahal, maka tidak ada point yang didapat operator dalam hal menambah jumlah pelanggan.

Suksesnya ponsel Facebook lokal tidak mengkhawatirkan LG. General Manager Mobile Communication Division PT LG Electronics Indonesia Usun Pringgodigdo mengatakan untuk akses jaringan sosial lewat ponsel yang utama tidak hanya keyboard QWERTY. Tapi juga berhubungan dengan fitur untuk berbagi foto dan video.

“Oleh karena itu LG lebih banyak ke aplikasi yang menyediakan akses ke konten yang lebih menarik pada konsumen tidak hanya Facebook,” katanya. Menurut Usun trend handset internet itu sudah diantipasi oleh LG. Sejak lama LG sudah menyediakan handset dengan dukungan GPRS, EDGE hingga 3G. Namun permintaan terbesar adalah handset kelas menengah dengan teknologi GPRS.

Usun menilai, permintaan handset dengan kemampuan internet akan terus naik. Hal itu didorong oleh operator yang menawarkan layanan data secara intensif. Makanya LG juga fokus di handset internet, memiliki ragam produk sangat banyak. “Meskipun Facebook tidak lagi populer, tapi handset dengan internet akan terus berkembang seiring dengan perkembangan konten di internet,” ucapnya.

Nur Amin mengatakan optimis, demam Facebook di ponsel akan masih panjang. Tapi yang lebih penting, vendor tidak memanfaatkan demam itu secara membabi buta. “Jangan hanya jual banyak, tapi layanan service centernya belum siap. Itu akan merugikan konsumen. Tentunya semua produsen ingin fenomena Facebook itu tidak hanya sebentar,” imbuhnya. [E1]


Sumber : inilah.com

Thursday, July 9, 2009

Longsor di Bogor, Korban jadi 5 orang


Bogor - Korban tewas tanah longsor di Desa Palasari, Kecamatan Kampung Cijeruk, Bogor, RT 02 RW 04, bertambah menjadi 5 orang. Satu orang selamat dan dilarikan ke RS PMI Bogor.

"Kejadiannya sekitar pukul 05.20 WIB. Awalnya nggak ada angin nggak ada apa, tiba-tiba ambruk saja," kata Ujang, salah seorang korban selamat, Kamis (10/7/2009).

Keenam korban merupakan satu keluarga. Lima orang yang tewas adalah Ii' (50), Dimas (30), Marlina (17), Kiki (11), dan Lala (9). Sedangkan 1 korban luka adalah Umar (55). Saat ini Umar telah dilarikan ke RS PMI Bogor karena mengalami patah tulang kaki.

Sedangkan kelima korban tewas saat ini tengah dimandikan oleh kerabat dan tetangga. Tangis histeris mewarnai proses evakuasi korban dari timbunan tanah yang meluluhlantakkan 2 rumah tersebut.

Proses evakuasi sempat terkendala minimnya peralatan. Namun berkat bahu membahu antara warga, petugas kepolisian, Koramil, dan Satpol PP serta tim reaksi cepat Kabupaten Bogor, akhirnya seluruh korban berhasil evakuasi.

Menurut Camat Kampung Cijeruk, RA Khoirudn, dirinya pernah mengingatkan warga untuk tidak tinggal di tempat tersebut karena sangat rawan mengingat lokasinya di bawah tebing. "Saya sudah pernah kasih tahu kondisi rumah nggak bagus ditinggali karena tepat di bawah tebing," kata Khoirudin.

Ucapkan Selamat pada SBY, JK Dinilai Mampu Menjaga Sikap Kenegarawanan


Jakarta - Lewat perbincangan di telepon, Jusuf Kalla (JK) menyampaikan ucapan selamat kepada SBY atas kemenangannya di pilpres. JK dinilai mampu menjaga sikap kenegarawanannya.

"Apa yang dilakukan Pak JK saya melihatnya dia mampu menjaga sikap kenegarawanannya," ujar pengamat politik Andrinof Chaniago kepada detikcom, Jumat (10/7/2009).

Andrinof melihat sikap JK yang tidak menunggu lama-lama untuk memberikan ucapan selamat kepada SBY sebagai ekspresi yang tepat dari pihak yang mengalami kekalahan. Apalagi JK masih harus bekerja bersama SBY di sisa 3 bulan pemerintahan.

"Daripada mencari-cari alasan dan menunda mengucapkan selamat, jadi apa yang dilakukan Pak JK sudah tepat," kata Direktur Eksekutif Cirrus Surveyor Group ini.

Ucapan selamat JK kepada SBY berlangsung Kamis malam (9/7). Mulanya JK yang menelepon SBY, tapi tidak bisa tersambung. Ketika JK sedang bertemu dengan sejumlah pemimpin media, datang telepon dari SBY. Saat itulah JK mengucapkan selamat kepada SBY.
Sumber : Detik.com